Entri Populer

Minggu, 24 April 2011

Sony Terpaksa Tutup PlayStation Network


Jakarta - Entah terkait dengan kasusnya melawan Geohotz atau tidak, Sony diketahui telah menutup PlayStation Network. Sebabnya? Ada 'ancaman dari luar'.

Melalui blog resminya, Sony mengumumkan masih ditutupnya PlayStation Network. Layanan online untuk pengguna PlayStation 3 ini terganggu sejak 20 April 2011.

Seperti dikutip detikINET dari blog resmi PlayStation, Minggu (24/4/2011), penutupan itu disebabkan adanya 'ancaman dari luar'.

"Sebuah penyusupan dari luar terhadap sistem kami telah mempengaruhi PlayStation Network (PSN) dan Qriocity," tulis Patrick Siebold, Sr. Director, Corporate Communications & Social Media, Sony Entertainment, Amerika Serikat.

Demi melakukan investigasi menyeluruh, Siebold mengatakan, PSN dan Qriocity telah dimatikan. Ia mengaku belum bisa mengetahui kapan layanan itu akan hidup lagi.

"Upaya kami untuk mengatasi masalah ini termasuk membangun ulang sistem kami agar lebih kuat. Meski ini menghabiskan banyak waktu, kami memutuskan bahwa ini perlu dilakukan demi keamanan," tulisnya.

Penutupan PSN ini terjadi tak lama setelah Sony menyelesaikan kasus hukumnya dengan Georgo Hotz alias Geohotz. Saat kasus itu ramai, kelompok bernama Anonymous sempat melancarkan serangan ke Sony.

iPhone Rekam Gerak-Gerik Penggunanya


Jakarta - iPhone diam-diam merekam gerak-gerik penggunanya kemanapun mereka pergi. Gadget populer dari Apple ini menyimpan setiap detail pergerakan penggunanya ke file rahasia di dalam handset yang kemudian dikopi ke komputer si pengguna saat tersinkronisasi.

Adapun file ini berisi informasi berupa garis lintang, garis bujur, titik koordinat dan waktu yang dicatat iPhone. Itu artinya, siapa pun yang mencuri iPhone atau komputer si pengguna bisa menemukan detail pergerakan pemiliknya hanya dengan menggunakan program sederhana.

Laporan ini disampaikan peneliti keamanan Pete Warden. Dikatakannya, untuk beberapa ponsel, kemungkinan hal ini sudah berlangsung selama satu tahun, mengingat kemampuan rekaman data sepertinya dimulai sejak kemunculan update iOS 4 yang dirilis Juni 2010.

"Apple telah memungkinkan hampir setiap orang bisa mengakses ponsel dan komputer Anda untuk mendapatkan detail informasi kemana saja Anda pergi," ujarnya seperti dikutip detikINET dari The Guardian, Kamis (21/4/2011).

Ditambahkannya, hanya iPhone yang merekam lokasi pengguna dengan cara seperti ini. Selama penelitiannya, dia belum menemukan handset lain yang juga melakukan hal serupa.

Apple Dahului Google Hadirkan Musik Cloud


Jakarta - Apple telah merampungkan pekerjaannya dalam layanan penyimpanan musik online. Kabarnya, layanan ini sengaja diluncurkan mendahului Google yang upaya kerasnya dalam menyediakan layanan serupa, sepertinya masih harus menunggu waktu. Karena bersifat cloud, Apple memungkinkan para konsumen iTunes bisa menyimpan lagu di remote server, dan mengaksesnya dari mana saja selama mereka terkoneksi dengan internet. Namun narasumber yang menolak disebutkan namanya, mengatakan Apple hingga kini masih belum menandatangani kesepakatan lisensi dengan perusahaan rekaman. Apple pun belum memberitahukan kepada partnernya, kapan layanan ini diperkenalkan. Amazon.com telah lebih dulu meluncurkan layanan musik cloud. Layanan yang baru diluncurkan awal April ini segera saja mencuri perhatian, mengingat Amazon yang sejatinya dikenal sebagai retailer online terbilang berani memasuki ranah yang belum pernah dimasukinya. Dikutip detikINET dari Reuters, Minggu (24/4/2011), Apple, Google dan Amazon agaknya kini bersaing ketat untuk bisa menguasai platform media digital baru ini. Google sendiri sebelumnya dikabarkan akan meluncurkan layanan musik khusus sebagai fitur tambahan di sistem operasi Android mobile. Sumber lain mengatakan, Google sebenarnya ingin meluncurkan layanan musik serupa iTunes dengan metode berlangganan. Raksasa internet itu kabarnya terus berdiskusi dengan sejumlah perusahaan rekaman ternama seperti Universal Music Group, Sony Music Entertainment, Warner Music Group dan EMI Group.

DODY KANGEN BAND BERULAH LAGI


Jakarta - Sementara Kangen Band tengah menanti nasib Andhika dan Izzi yang sedang direhab, Dodhy sang gitaris tak mau tinggal diam. Kini ia sibuk mengurusi SailorMoon.

SailorMoon adalah trio vokal yang digawangi Yesy, Dewi dan Tika. Dodhy kemudian memproduseri musik mereka.

"Karena untuk sementara waktu karena 2 teman kita lagi ada di sana (rehab), makanya aku jalanin aja yang aku bisa jalanin," ujar Dodhy ditemui di kawasan Cibubur, Minggu (24/4/2011).

SailorMoon memilih aliran musik pop semi dangdut. Dodhy melihat genre tersebut masih belum terlalu banyak diwarnai grup vokal, karenanya ia berani maju.

"Karena gue ngelihat masih ada industri yang kosong. Gue mencoba pengen ngeluarin yang lebih fresh dari yang muda-muda. Jadi intinya pengen mewarnai musik di Tanah Air juga. Lumayan kan cakep-cakep," jelas Dodhy.

Tak hanya sibuk mengurusi SailorMoon, Dodhy masih punya proyek sampingan lainnya yaitu band Winner. Band yang juga digawangi Posan eks Kotak itu kini makin berkembang.

TAKUT IIHH


GRUVI Merinding Buka Konser Justin Bieber

Bogor - Band GRUVI jadi pembuka konser Justin Bieber di SICC, Bogor, Sabtu (23/4/2011) malam. GRUVI mengaku merinding diberi kesempatan jadi band pembuka remaja yang tengah naik daun tersebut.

"Senang banget. Kita merinding," ujar sang vokalis Bibus ditemui usai konser.

Pelantun hits 'Masih Mencintaimu' itu membawakan tiga lagu dengan format akustik. Aksi mereka pun diterima dengan baik oleh 10 ribu penonton yang memadati SICC.

Untuk membuka konser tur 'My World' itu GRUVI berlatih selama tiga hari. GRUVI sangat puas melihat penonton yang antusias menonton mereka sambil menunggu Justin beraksi. Sayangnya GRUVI belum berkesempatan bertemu dengan Justin.

"Kita belum sempat ketemu dia. Padahal pengen banget sih," tutur Bibus.

Air Terjun Setinggi 114 Meter Ditemukan di Lahat Sumsel


Palembang - Air terjun dengan ketinggian 114 meter ditemukan warga Desa Genting, Kecamatan Tanjung Sakti Pumu, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Air terjun yang dinamakan warga 'Cughup Embun' itu terletak sekitar 10 kilometer dari Desa Genting.

Tidak ada akses jalan buat sepeda motor atau mobil ke lokasi tersebut, sehingga diperkirakan air terjun itu masih perawan alias belum tersentuh orang. Apalagi medannya juga sulit, dan masih berada di kawasan Bukit Barisan dengan ketinggian sekitar 1.900 meter dari permukaan laut.

Menuju lokasi air terjun tersebut, jalur yang harus dilalui selain terjal, serta mengikuti arus sungai kecil, yang merupakan salah satu aliran lahar Gunung Api Dempo. Sungai tersebut dipenuhi bebatuan yang cukup besar. Aroma belerang sudah tercium dari jarak 10 meter dari kawasan sungai.

“Di sini banyak air terjun, tapi yang ini (Cughup Embun, red) mungkin paling indah. Warga menamakan air terjun ini Cughup Embun karena air terjun yang jatuh kepermukaan menghasilkan embun akibat pantulan dari dasar air yang berbentuk danau berukuran 20 meter persegi. Uniknya tepat di samping air terjun terdapat gua dengan lebar mulut gua berkisar dua meter persegi,” ujar Jumli (45), warga setempat kepada wartawan.

Diperkirakan warga, air terjun sudah ada sejak tahun 1970. Namun baru tahun 2011 ini warga berani mendekati air terjun tersebut.

Bila hujan deras, maka bau belerang semakin menyengat karena lahar dingin ikut terbawa arus sungai. Oleh karena itu, sungai yang mengalir itu disebut warga dengan nama 'Sungai Bau'.

“Tidak ada satu pun ekor ikan hidup di sungai ini,” ujarnya.

Mendengar kabar tersebut, Bupati Lahat, Saifudin Aswari Riva’i, kepada pers Minggu (24/04/2011), mengatakan pihaknya akan segera menurunkan tim guna mendata potensi keindahan alam yang terdapat di daerah Kecamatan Tanjung Sakti Pumu tersebut.

SIASAT BARU TERORISME PARA SI PENGECUT


Jakarta - Peristiwa bom bunuh diri di dalam masjid di kompeks Polresta Cirebon menunjukkan bahwa aksi ini adalah modus baru dan gerakan kelompok ini mengalami disorientasi target. Sebenarnya polisi bukan target utama kelompok ini. Polisi hanya dijadikan sasaran karena mereka menghalangi target utama, yaitu musuh kepentingan Amerika dan kaum kristiani, utamanya di wilayah konflik di Ambon dan Poso.

Generasi terakhir yang mengalami amnesia sejarah gerakan kelompok ini hanya tahu bahwa polisi adalah musuh. Padahal awal gerakan kelompok ini di Indonesia adalah melawan umat kristiani (Poso dan Ambon) serta menghancurkan kepentingan Amerika seperti terlihat dalam beberapa rentetan bom-bom di tanah air selama 11 tahun belakangan ini.

Kasus penyerangan posko Brimob di Loki, Ambon pada tahun 2005 oleh kelompok Dahlan alias Asep Djaja adalah di luar tugas Dahlan oleh kelompok ini. Ia dikirim ke Ambon untuk merawat peralatan senjata yang kelompok ini miliki dan tidak melakukan tindakan ofensif. Karena muncul kombatan dari Poso sajalah, kemudian Dahlan ikut dalam penyerangan. Padahal dulu pada waktu konflik, kelompok ini selalu melobi aparat 'face to face' untuk masuk daerah obet (wilayah Kristen). Aparat bertindak sebagai wasit. Kelompok ini sadar kalau menyerang aparat berarti musuh mereka menjadi dua, yaitu umat kristiani dan aparat itu sendiri.

Kejadian di Tanah Runtuh, Poso, sebenarnya sebagian dari kelompok ini sudah meminta kawan-kawan mereka di Poso untuk meninggalkan Tanah Runtuh untuk memilih menjadi DPO. "Jangan pernah melawan aparat secara 'face to face", itu doktrin mereka waktu itu.

Sebagian dari kelompok ini sadar bahwa 'Qoidah Aminah' (wilayah aman untuk penerapan syariah) susah diterapkan di Indonesia, baik di Poso maupun Ambon dan Aceh, karena masih dalam wilayah Indonesia. Konsekwensinya, mereka pasti berhadapan dengan aparat yang secara de facto kekuatan mereka jauh di atas kelompok ini.

Dalam menyikapi peristiwa bom bunuh diri ini, mohon pihak-pihak di luar polisi untuk menahan komentar untuk tidak membicarakan secara teknis. Misal sebuah organisasi keagamaan Islam terbesar di negara ini menuduh pelakunya adalah orang lama. ”Dari mana mereka tahu?".

Mohon juga pada masyarakat untuk tidak kontraproduktif. Terimalah jasad pelaku dengan baik, karena pelaku yang mati tidak bisa divictimisasi. Karena kalau ada penolakan dari masyarakat, akan menambah kebencian saja.

Kelompok ini tidak 'cohesive' (satu pandangan) dalam melakukan aksi. Mayoritas mereka mengatakan bahwa di Indonesia apabila dilancarkan melawan pemerintah (yang masih muslim) perlu dikaji ulang. Ini berbeda dengan kasus jihad di Moro melawan Philipina (Katolik), di Afghanistan (komunis), di Pattani (Buddha), dan di Kashmir (Hindu). Kalo di Arab Saudi pun, mujahidin hanya menyerang objek-objek Amerika, belum secara frontal menyerang pemerintahan.

Di Irak, karena pemerintahnya masih disuplai oleh Amerika, maka bagi kelompok ini boleh diserang. "Dosa pemerintah Indonesia belum terlalu parahlah. Jangan karena kita gagal menyerang Amerika kemudian menyalahkan polisi sebagai kambing hitam", demikian argumentasi faksi dari kelompok ini.

Diduga, pelaku bom bunuh diri masjid Mapolresta Cirebon, Muhammad Syarif terlibat secara aktif dan cenderung anarkis dalam demonstrasi anti Ahmadiah. Ini menunjukkan bahwa ketika konflik di wilayah Ambon dan Poso berangsur pulih dan kelompok MILF mulai berunding dengan pihak Manila, maka gerakan anti kristenisasi seperti terlihat dalam kasus FAKTA, Forum Anti Kemurtadan, di Palembang yang menjadi radikal dan sekarang munculnya sosok Muhammad Syarif yang diyakini sebagai aktivis gerakan anti Ahmadiah, menunjukkan pola rekruitmen baru.

Dalam pandangan saya, aksi bunuh diri ini bukanlah keputusan organisasi tertentu, namun lebih dari aksi 'sekelompok orang' (bunch of guys) yang mempunyai visi yang sama. Sulit dibayangkan bahwa aksi ini dilakukan secara mandiri, karena diperlukan orang lain yang merakit bom dan memasangkannya.